SOPPENG — Forum Komunikasi Jurnalis (FKJ) Kabupaten Soppeng yang resmi terbentuk pada 8 Desember 2025 mulai menunjukkan kiprahnya melalui rencana pelaksanaan pelatihan jurnalistik yang dipadukan dengan sosialisasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) terbaru, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.
Koordinator Presidium FKJ, Agus Setiawan PH Rauf, menyampaikan bahwa kehadiran FKJ bertujuan menjadi ruang kolaborasi antarjurnalis sekaligus wadah peningkatan kompetensi profesi.
“FKJ dibentuk atas dasar komitmen membangun solidaritas dan kualitas. Kegiatan perdana ini menjadi langkah awal kami untuk berkontribusi positif kepada masyarakat,” ungkap Agus, Jumat (16/1/2026).
Ketua Panitia Pelaksana, Syaharuddin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5 Februari 2026 dan akan melibatkan peserta dari berbagai unsur, mulai dari perangkat desa, OPD, hingga tenaga pendidik di Kabupaten Soppeng.
Menurutnya, kelompok tersebut memiliki peran strategis dalam penyampaian informasi publik sehingga penting dibekali pengetahuan dasar jurnalistik.
“Setiap instansi pasti berhubungan dengan publikasi. Dengan pelatihan ini, kami berharap mereka mampu menyusun rilis informasi yang lebih tertata, jelas, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Selain fokus pada peningkatan kapasitas komunikasi publik, FKJ juga menilai sosialisasi KUHP dan KUHAP baru sebagai kebutuhan mendesak, mengingat regulasi tersebut masih relatif baru dan belum dipahami secara luas.
“Banyak masyarakat dan aparatur yang belum memahami substansi aturan baru ini. Karena itu, edukasi hukum menjadi bagian penting dari kegiatan kami,” tambah Syaharuddin.
Untuk memperkaya materi sosialisasi, FKJ berencana menghadirkan Kasatreskrim Polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra sebagai narasumber.
Rencana kegiatan FKJ ini juga mendapat sambutan positif dari Bupati Soppeng, Suwardi Haseng. Dukungan tersebut dinilai menjadi dorongan moral sekaligus motivasi bagi panitia untuk menyukseskan agenda edukatif tersebut.
“Respon Bapak Bupati sangat baik dan tentu menjadi semangat tambahan bagi kami,” tutup Syaharuddin.






