Tumpukan Pasir dan Jejak Truk di Poros Cabbeng Menuju Talepu, Dugaan Aktivitas Tambang Pasir Dipertanyakan

Berita, Sorot46 Dilihat

SOPPENG, BELNEG.COM — Keberadaan tumpukan pasir di sekitar jalan poros Cabbeng menuju Talepu, Kelurahan Cabbeng, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, menjadi perhatian awal media ini. Pasalnya, di lokasi tersebut terlihat tumpukan pasir serta bekas jejak ban kendaraan truk yang diduga kerap melintas dari arah sungai.

Berdasarkan pantauan awal media ini saat melintas di lokasi, keberadaan tumpukan pasir yang berada tidak jauh dari sungai tersebut memunculkan dugaan adanya aktivitas pengambilan pasir dari sungai. Namun, hingga berita awal ini disusun, belum dapat dipastikan apakah benar terdapat kegiatan penambangan pasir atau galian C yang sedang beroperasi di lokasi tersebut. Jumat, 23 Oktober 2026.

Seorang warga yang melintas dan dikonfirmasi mengenai kondisi itu mengaku belum mengetahui secara pasti siapa pihak yang melakukan aktivitas tersebut.

“Kami belum mengetahui persis apakah ada yang menambang di sungai. Sebab, beberapa hari sebelumnya ada alat berat yang sedang diperbaiki di sekitar lokasi tersebut. Mengenai izin tambang, kami juga belum mengetahui apakah ada izinnya atau tidak,” ujar warga tersebut.

Sementara itu, media ini belum memperoleh keterangan langsung dari warga yang bermukim di sekitar lokasi untuk memastikan asal-usul tumpukan pasir tersebut maupun dugaan adanya aktivitas penambangan.

Keberadaan tumpukan pasir dan jejak kendaraan truk tersebut masih memerlukan penelusuran lebih lanjut. Belum ada bukti yang cukup untuk menyimpulkan bahwa kegiatan penambangan benar-benar berlangsung, termasuk memastikan siapa pihak yang bertanggung jawab dan apakah kegiatan tersebut memiliki perizinan yang sesuai.

Oleh karena itu, diperlukan klarifikasi dari pihak-pihak terkait, termasuk instansi berwenang di bidang pertambangan dan lingkungan hidup, guna memastikan apakah terdapat aktivitas pengambilan pasir di lokasi tersebut serta bagaimana status perizinannya apabila kegiatan itu memang berlangsung.

Media ini akan terus berupaya menggali informasi, melakukan konfirmasi kepada warga sekitar, serta meminta keterangan dari instansi terkait untuk memperoleh fakta yang lebih jelas dan berimbang.

Berita ini merupakan informasi awal berdasarkan pengamatan di lapangan dan keterangan sementara yang diperoleh. Media ini tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah serta membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *